ACEH TENGGARA — Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap beredarnya pesan berantai melalui WhatsApp yang menawarkan kuota internet gratis sebesar 81 GB dengan mengatasnamakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Dalam pesan yang beredar tersebut terdapat gambar promosi bertuliskan “MERDEKA! HUT RI ke-81” serta klaim “GRATIS 81GB KUOTA”. Pesan itu menyebutkan bahwa kuota gratis berlaku hingga 90 hari, untuk semua pengguna dan semua operator.

Pesan tersebut juga mengajak penerima untuk melakukan klaim melalui sebuah tautan. Dalam tangkapan layar yang beredar, tautan mengarah ke domain kuota-gratis-81gb30.vokm.top, bukan ke situs resmi operator telekomunikasi yang dikenal masyarakat.

Pola pesan tersebut patut dicurigai sebagai modus phishing, terutama karena menggunakan iming-iming kuota gratis dalam jumlah besar dan mendorong penerima untuk segera mengakses tautan serta membagikannya kepada orang lain.

Phishing merupakan salah satu modus penipuan digital yang dapat digunakan untuk mengelabui korban agar memberikan informasi pribadi, kredensial akun, nomor telepon, alamat email, kata sandi, kode OTP, hingga informasi keuangan. Dalam beberapa kasus, tautan semacam itu juga dapat mengarahkan pengguna ke halaman yang menyerupai situs resmi untuk memperoleh data korban.

Masyarakat diimbau tidak mudah percaya terhadap informasi mengenai hadiah, kuota gratis, bantuan, maupun promosi yang mengharuskan pengguna mengklik tautan dari sumber yang tidak jelas.

Bagi masyarakat yang sudah terlanjur membuka tautan tersebut, disarankan tidak memasukkan data pribadi, kata sandi, PIN, kode OTP, maupun informasi perbankan. Jika sudah terlanjur memasukkan data penting, pengguna perlu segera mengamankan akun yang bersangkutan dan menghubungi layanan resmi penyedia layanan terkait.

Pihak operator telekomunikasi dan instansi terkait juga diharapkan memberikan klarifikasi mengenai beredarnya pesan tersebut agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan digital.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, pihak terkait perlu menjawab sejumlah pertanyaan. Apakah benar terdapat program resmi kuota gratis 81 GB dalam rangka HUT RI ke-81 yang berlaku untuk seluruh pengguna dan semua operator? Apakah domain vokm.top, termasuk subdomain kuota-gratis-81gb30.vokm.top, merupakan domain resmi yang dikelola atau bekerja sama dengan operator telekomunikasi tertentu? Apakah pihak operator mengetahui adanya penyebaran tautan tersebut melalui WhatsApp? Apakah tautan tersebut pernah digunakan dalam kampanye resmi HUT RI ke-81? Serta, apakah terdapat laporan masyarakat yang mengalami kerugian atau kehilangan data setelah mengakses tautan tersebut?

Selain itu, pihak berwenang juga diharapkan melakukan pemeriksaan terhadap tautan tersebut dan mengambil langkah apabila ditemukan adanya indikasi phishing, penipuan, pencurian data pribadi, atau aktivitas digital lainnya yang merugikan masyarakat.

Masyarakat sebaiknya melakukan verifikasi setiap informasi melalui aplikasi, situs web, atau akun media sosial resmi operator masing-masing sebelum melakukan klaim terhadap suatu program atau promosi.

Dengan maraknya penyebaran tautan melalui grup WhatsApp dan media sosial, masyarakat juga diharapkan tidak ikut meneruskan pesan yang belum terverifikasi. Satu kali klik terhadap tautan mencurigakan dapat membuka risiko terhadap keamanan data dan akun pribadi.

Atas beredarnya pesan tersebut, diperlukan klarifikasi resmi dari pihak operator telekomunikasi maupun instansi berwenang untuk memastikan apakah program “Gratis 81 GB Kuota” tersebut benar-benar merupakan program resmi atau justru merupakan modus phishing yang memanfaatkan momentum HUT RI ke-81.

Masyarakat Aceh Tenggara diminta tidak tergiur dengan iming-iming kuota gratis dan tidak memasukkan data pribadi sebelum keaslian tautan benar-benar dipastikan. [Samsur Rizal, S.T].

Tinggalkan Balasan

Recent posts

Quote of the week

“Sukses bukan siapa yang paling pintar, tapi sukses buat orang yang paling konsisten.”

~ Adv.Mirwan.,SH.,MH

“Hidup bukan tentang memiliki segalanya, tapi tentang menikmati apa yang sudah ada”.

@ 2026 – www.lmnnews.id -Hak Cipta Dilindung Undang-undang